Gangguan Respirasi dan Cara Mengatasinya

Menurut Dokter Sienny Agustin, gangguan respirasi merupakan penyakit yang terjadi pada pembuluh darah, saluran pernapasan, serta paru-paru. Sistem respirasi ini berperan penting dalam proses pertukaran karbondioksida dan oksigen pada tubuh Anda. Secara garis besar, gangguan respirasi ini terbagi 2 yaitu bersifat khusus ataupun umum yang banyak terjadi di masyarakat.

 

 8 Jenis Gangguan Respirasi Umum yang Rentan Terjadi di Masyarakat

  • Asma

Penyakit ini dapat terjadi karena adanya peradangan dalam sistem pernapasan Anda. Radang tersebut menyebabkan saluran napas mengalami penyempitan sehingga membuat Anda merasa sesak. Asma dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti udara yang dingin, alergi, polusi, serta asap kotor.

Tanda ketika seseorang terkena asma yaitu merasakan sesak yang berlebih pada dada dan saluran pernapasan. Kemudian penderita asma akan mengalami batuk secara terus menerus dan mengharuskannya segera dibawa ke Rumah Sakit.

  • Flu

Ini merupakan salah satu penyakit yang menyerang pada banyak orang. Flu menginfeksi bagian tenggorokan serta paru-paru melalui hidung yang disebabkan oleh sebuah virus bernama Influenza. Anda dapat terhindar dari penyakit flu jika rajin mencuci tangan, tidak ikut berkerumun dalam keramaian, atau jarang menyentuh bagian wajah.

Penyakit flu dapat menyebar dengan cepat melalui kontaminasi benda, udara, ataupun berdekatan dengan orang yang sedang menderita influenza. Flu sangat mudah tersebar dalam lingkup keluarga maupun lingkungan karena udara yang dihirup.

  • Kanker Paru-paru

Penyakit urutan ketiga ini merupakan gangguan respirasi yang paling berbahaya karena dapat merenggut nyawa para penderitanya. Kanker paru-paru tidak hanya menyerang perokok aktif saja, namun juga orang-orang yang menghisap asapnya.

Kanker paru-paru dapat ditandai jika Anda merasakan sesak nafas ketika melakukan berbagai aktivitas. Bahkan, sesak nafas tersebut akan berbunyi yang disebabkan karena adanya tumor pada pada sistem pernapasan. Selain itu, penyakit ini dapat terjadi karena cairan yang meningkat pada bagian paru-paru Anda.

  • Bronkitis

Ketika terjadi radang pada bagian paru-paru serta saluran pernapasan lainnya, maka akan menimbulkan penyakit bronkitis. Peradangan ini tepatnya terjadi pada bagian bronkus dalam paru-paru.

Ini merupakan gangguan respirasi yang menyebabkan penderitanya mengalami batuk berdahak hingga berbulan-bulan. Penderita akan mengalami demam, mengeluarkan dahak, serta sesak pada bagian dadanya.

  • Faringitis

Sebagian orang sering menyebut penyakit ini dengan istilah radang tenggorokan. Penyakit ini menyerang bagian faring atau tenggorokan yang mengakibatkan luka di dalamnya. Faringitis dapat terjadi karena bakteri ataupun virus yang masuk ke dalam mulut melalui makanan, minuman, ataupun udara.

Penanganan penyakit yang satu ini cukup unik karena dilakukan dengan berbagai cara sesuai penyebabnya. Sebagai contohnya jika faringitis yang Anda alami disebabkan karena sebuah bakteri, maka harus menggunakan antibiotik dalam pengobatannya. Anda akan menerima penanganan yang berbeda ketika disebabkan oleh virus.

  • Laringitis

Hampir sama dengan faringitis, penyakit ini merupakan masalah peradangan namun terjadi pada bagian pita suara atau laring. Penyakit laringitis disebabkan oleh infeksi ataupun iritasi.

Anda akan mengalami beberapa gejala seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, serta serak pada suara. Namun, semakin lama penyakit laringitis akan membuat Anda kehilangan suara selama beberapa waktu.

  • Pneumonia

Penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri, jamur, ataupun virus pada paru-paru disebut dengan pneumonia. Penyakit tersebut bahkan dapat disebabkan karena virus yang banyak terjadi akhir-akhir ini, yakni SARS CoV 2 dalam COVID-19. Penderita pneumonia ini mengalami berbagai gejala yang berbeda-beda.

Secara umum, Anda dapat melihat gejala yang banyak terjadi pada penderita pneumonia seperti menggigil, demam, batuk, hingga sesak nafas. Pastikan bahwa Anda dapat terhindar dari penyakit berbahaya ini dengan melakukan langkah-langkah hidup sehat.

  • Emfisema

Gangguan respirasi urutan terakhir ini terjadi karena adanya kerusakan dalam bagian alveolus. Emfisema digolongkan ke dalam penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan dalam waktu jangka panjang.

Alveolus sendiri merupakan sebuah kantong udara dengan ukuran kecil yang berada dalam paru-paru. Penderita emfisema mengalami sesak nafas serta batuk yang cukup parah saat menaiki tangga ataupun sedang melakukan olahraga.

 

Gangguan Respirasi dan Cara Mengatasinya

 

Alasan Pentingnya Menjaga Organ Pernafasan Agar Tidak Mengalami Gangguan Respirasi

Terdapat dua alasan mengapa organ pernapasan sangat penting dan wajib dijaga, dengan penjelasan berikut ini.

  • Organ pernapasan memiliki peran penting dalam kehidupan Anda. Manusia tidak dapat hidup tanpa bernafas setiap detiknya. Anda hanya dapat melangsungkan kehidupan dengan cara bernapas ini.
  • Organ pernapasan dapat menghirup udara dengan baik yang menyebabkan tubuh sehat dan dapat mengerjakan banyak aktivitas. Ketika terjadi gangguan pada organ tersebut, sudah dipastikan udara tidak dapat diterima dengan baik oleh tubuh Anda.

 

Beberapa Faktor Penyebab Gangguan Respirasi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, terdapat 5 faktor utama yang menyebabkan terjadinya gangguan respirasi atau saluran pernafasan.

  • Infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme berupa bakteri atau virus.
  • Menerapkan pola hidup yang tidak sehat, seperti merokok dan kurangnya berolahraga.
  • Polusi udara yang kotor pada lingkungan rumah, sekolah, ataupun pekerjaan.
  • Seseorang yang sudah lanjut usia di mana sistem pernafasannya tidak dapat berfungsi secara optimal.
  • Faktor genetik atau keturunan yang menyebabkan penularan gangguan respirasi.

 

Langkah-langkah yang Harus Dilakukan Ketika Terjadi Gangguan Respirasi

Ketika Anda mengalami gangguan pernapasan atau melihat teman sesak, usahakan untuk tidak panik dan lakukan cara-cara berikut ini.

  • Cobalah untuk bernafas melalui hidung dengan mulut dalam keadaan tenang.
  • Rebahkan kepala pada meja ataupun duduk di kursi agar dapat bernapas dengan baik.
  • Jika belum berhasil, baringkan tubuh dengan menggunakan kipas angin.
  • Memeriksa udara yang dihembuskan serta saluran pernapasan.
  • Segera periksa ke dokter terdekat dan berikan obat dengan cepat.

 

 

Cara Agar Terhindari Dari Gangguan Respirasi

Beberapa pola hidup sehat yang dapat Anda lakukan bersama keluarga di rumah dengan mudah agar terhindar dari gangguan respirasi adalah sebagai berikut.

  • Menjaga Lingkungan

Usahakan agar rumah memiliki banyak ventilasi udara agar dapat bernapas lebih bebas. Bersihkan debu di sekitar rumah, menanam tumbuhan, serta mencegah terjadinya kelembapan pada ruangan. Anda dapat menggunakan produk dari Drewcare yang membantu memberikan udara segar dalam rumah.

  • Merawat Bagian Pernapasan

Anda dapat melakukan perawat tubuh sederhana seperti berolahraga, istirahat teratur, serta mengonsumsi makanan bergizi. Jangan lupa untuk membersihkan hidung dengan rutin atau memeriksanya ke dokter pada setiap bulannya.

  • Menghindari Hal-hal yang Merusak Sistem Pernapasan

Pakailah masker saat Anda berada di luar rumah agar udara kotor tidak masuk ke dalam hidung serta tidak merokok setiap harinya. Jauhi beberapa makanan atau minuman dingin atau mengandung gula yang dapat mengganggu sistem pernapasan.

 

Itulah penjelasan lengkap dari 8 jenis gangguan respirasi serta cara mengatasinya yang dapat Anda lakukan dengan mudah. Melalui pola hidup sehat dan rajin berolahraga, tentunya Anda akan terhindar dari gangguan respirasi tersebut. Jangan lupa untuk menggunakan produk Drewcare yang akan menjadikan udara di rumah Anda terasa lebih bersih dan terbebas dari polusi.