Penyakit Penyebab Masalah Pernapasan yang Wajib Diwaspadai

Terdapat banyak penyakit yang bisa menimbulkan terjadinya masalah pernapasan. Saat pernapasan terganggu, maka tubuh akan kesulitan untuk mendapatkan oksigen serta membuang zat limbah dari karbondioksida. Masalah tersebut tentu saja bisa mengganggu kinerja dari organ tubuh.

Berbagai Macam Penyakit Penyebab Masalah Pernapasan
Menurut dr. Kevin Adrian, terdapat banyak penyakit atau kondisi medis yang bisa mengakibatkan masalah pernapasan. Berikut ini beberapa diantaranya yang wajib Anda ketahui:

1. Bronkitis
Bronkitis merupakan penyakit penyebab masalah pernapasan yang terjadi karena peradangan atau infeksi pada bronkus. Bronkitis bisa disebabkan dari infeksi bakteri atau virus dan paparan zat iritatif seperti polusi, debu, dan asap rokok.

2. Asma
Masalah pernapasan akibat asma bisa terjadi saat saluran pernapasan menyempit dan membengkak sebab peradangan. Penyakit ini diduga diakibatkan dari faktor keturunan atau genetik serta kelainan pada kekebalan tubuh.

3. PPOK
PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) adalah penyakit peradangan di paru-paru yang dapat terjadi dengan bertahap serta cenderung akan memburuk seiring waktu. Saat sudah parah, maka PPOK bisa mengakibatkan kerusakan pada paru-paru secara permanen.

4. Syok Anafilaktik
Syok anafilaktik merupakan reaksi alergi yang berat dan muncul saat penderita alergi terpapar oleh alergen (zat pemicu alergi), seperti obat atau makanan tertentu, gigitan atau sengatan serangga, serta debu.

Cara Menangani Gangguan Pernapasan Tanpa Obat
Gangguan pernapasan seringkali terjadi secara tiba-tiba dan tak kenal tempat. Oleh sebab itu, penting sekali mengetahui bagaimana cara menangani gangguan pernapasan tanpa obat, seperti yang disebutkan oleh dr. Fadhli Rizal Makarim berikut ini:

1. Pernapasan Diafragma
Pernapasan diafragma ini bisa dilakukan dengan duduk di kursi dengan lutut yang ditekuk serta leher, kepala, dan bahu rileks. Tangan diletakkan di atas perut lalu menarik napas secara perlahan dari hidung. Ketika Anda mengeluarkan napas, maka kencangkan otot serta pastikanlah perut terasa sedang jatuh ke dalam.

2. Tidur dengan Posisi Santai
Gangguan pernapasan seperti sesak napas sering terjadi ketika tidur yang membuat penderitanya kerap terbangun. Jika hal itu terjadi, maka berbaringlah miring dan meletakkan bantal di antara kedua kaki serta tinggikan posisi kepala. Kemudian, pastikan supaya punggung selalu lurus.



3. Duduk dengan Badan yang Condong ke Depan
Istirahat sembari duduk bisa membantu untuk merilekskan tubuh Anda serta membuat pernapasan semakin mudah. Coba untuk duduk di kursi dan kaki menyentuh lantai, lalu dada sedikit dicondongkan ke arah depan.

4. Pursed Lips Breathing
Pursed Lips Breathing merupakan teknik pernapasan saat Anda menarik napas dari hidung lalu mengeluarkannya dari bibir yang sempit. Hal tersebut dapat membantu dalam memperlambat laju napas yang menjadikan tiap napas semakin dalam serta lebih efektif.

Obat Medis Untuk Mencegah Gejala Asma
Asma merupakan salah satu gangguan pernapasan yang penderitanya terbilang banyak. Ada beberapa jenis obat yang tergolong pada kategori obat medis pencegah gejala asma yang dijelaskan oleh dr. Kevin Adrian:

1. Kortikosteroid
Untuk menjaga supaya gejala asma tidak kambuh, maka dokter akan memberi obat kortikosteroid. Obat tersebut berfungsi dalam mencegah serta mengurangi adanya peradangan dalam saluran pernapasan. Obat kortikosteroid ini tersedia dengan bentuk kortikosteroid hirup. Tetapi, apabila tidak tersedia, dokter dapat memberikan yang bentuknya tablet.

2. Pengubah Leukotrien
Untuk obat yang kedua ini disebut dengan pengubah leukotriene. Obat ini akan bekerja dengan cara mencegah peradangan dan alergi yang bisa menimbulkan penyempitan pada saluran napas penderitanya. Dengan begitu, penderita asma akan memiliki pernapasan yang terasa lebih nyaman.

3. Agonis Beta Kerja Lambat
Obat ini adalah obat dengan jenis bronkodilator dan berfungsi dalam menjaga supaya jalan pernapasan tidak menyempit dan tetap lapang. Obat tersebut biasanya dipakai dengan cara dihirup. Walaupun dapat dikonsumsi dalam jangka yang panjang, akan tetapi obat tersebut tidak disarankan jika dikonsumsi saat serangan asma sedang kambuh.

Obat Alami Untuk Gangguan Pernapasan
Berdasarkan pernyataan dari dr. Merry Dame Cristy Pane, terdapat beberapa obat alami yang terbilang ampuh bagi penderita gangguan pernapasan. Tentu saja ini cocok bagi Anda yang tidak ingin pergi mengkonsumsi obat medis.

1. Peppermint
Peppermint memiliki aroma khas dan kerap dijadikan sebagai bahan tambahan untuk permen karet, obat kumur, dan pasta gigi. Peppermint ternyata digunakan oleh banyak orang sebagai obat gosok atau obat oles karena dipercaya dapat meringankan sesak napas untuk penderita asma. Akan tetapi, belum diketahui secara pasti mengenai bagaimana mekanismenya.

2. Minyak Esensial Eucalyptus
Bahan alami yang satu ini dikenal sebagai sebuah minyak kayu putih yang dapat mengurangi masalah saluran pernapasan, seperti sesak napas. Minyak tersebut dipercaya mempunyai efek antibakteri yang kerap menyebabkan timbulnya masalah pernapasan. Anda dapat mengoleskannya langsung atau meneteskan ke air hangat lalu menghirup uapnya.

3. Asam Lemak Omega 3
Bukan hanya baik untuk kesehatan organ jantung saja, asam lemak omega 3 juga dipercaya dapat meredakan sesak nafas. Bahkan, bahan ini bisa meningkatkan fungsi paru-paru dan mengurangi peradangan pada saluran pernapasan. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih dalam guna memastikan keefektifan dari bahan tersebut untuk menangani sesak napas.

Beberapa Macam Alat Bantu Pernapasan
Bagi penderita gangguan pernapasan, maka tentu saja sewaktu-waktu penyakit tersebut dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, tidak heran jika sebagian penderitanya memiliki alat bantu pernapasan. Beberapa alat bantu pernapasan yang disebutkan oleh dr. Mikhael Yosia sebagai berikut:

1. CPAP
Sebagian orang masih asing dengan alat bantu yang bernama CPAP ini. CPAP atau Continuous Positive Airway Pressure dipakai oleh pasien yang menderita sleep apnea. Alat ini bekerja untuk mengontrol tekanan udara stabil sehingga dapat menjadikan saluran pernapasan selalu terbuka.

2. Nebulizer
Nebulizer merupakan alat yang berguna dalam mengubah obat asma yang bentuknya cair menjadi bentuk gas. Gas tersebut akan dialirkan dari selang menuju ke saluran pernapasan. Pastinya, alat ini akan memberikan efek yang terasa lebih cepat.

Oximeter
3. Oximeter sebetulnya bukanlah alat yang bisa membantu saluran pernapasan. Tetapi, alat ini kerap dipakai bersamaan dengan alat bantu pernapasan lain guna mengukur kadar oksigen yang ada di dalam darah.

4. Air Purifier
Air purifier dipakai guna meningkatkan kualitas dari udara. Walaupun alat tersebut bukanlah alat bantu pernapasan, namun cukup membantu juga untuk membersihkan udara. Sehingga, orang yang memiliki gangguan pernapasan seperti alergi, emfisema, dan asma lebih jarang kambuh.

DREW Air Purifier (@drewcare.id) • Instagram photos and videos

Tentu saja sedikit banyak air purifier memiliki manfaat yang baik untuk Anda yang menderita masalah dengan pernapasan. Oleh sebab itu, jika ingin membeli air purifier, maka pastikan bahwa produk yang dipilih memiliki kualitas baik. Kunjungi saja drewcare.id untuk memperoleh produk air purifier dengan berbagai macam pilihan yang menarik, dan tentu saja terpercaya.