Risiko Penularan Virus Corona

Virus Corona adalah virus yang sangat ganas sebab mampu menular bahkan tanpa melalui kontak secara fisik sekalipun, sebab virus ini bisa menempel pada benda mati dan akan menularkan virus tersebut pada pihak yang menyentuhnya. Risiko penularan virus ini memang sangat tinggi, terutama pada ruangan tertutup yang mampu menjadi area sempurna bagi virus untuk selalu berkeliaran. Lantas, cara seperti apakah yang bisa menekan penularan tersebut?

 

Risiko Penularan Virus Corona yang Begitu Tinggi

Meskipun virus Corona ini hanya memiliki tingkat penularan sebesar 2,5% saja, namun ternyata virus ini masih sangat lincah untuk menyebar dan berkembang biak pada manusia. Tingkat penularan tersebut pun dihitung ketika seseorang melakukan kontak secara tidak langsung dengan orang terinfeksi Corona yang tidak satu rumah dengannya.

Sedangkan bagi pihak yang tinggal satu rumah atau satu ruangan dengan penderita, maka risiko penularan pun akan meningkat sebesar 17%. Hal itu disebabkan karena apabila tinggal bersama dalam satu rumah, maka kontak jarak yang dilakukan tentu akan semakin dekat sehingga kemungkinan virus tersebut menular pada pihak lain pun juga akan semakin besar.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan tingginya risiko penularan virus tersebut, di antaranya adalah:

  • Tidak menerapkan physical distancing yang tepat dan mengabaikan jarak minimal 2 meter ketika ingin berinteraksi dengan pasien positif.
  • Ruangan tertutup dan hanya ada AC, sebab alat tersebut justru akan membuat virus semakin menyebar karena udaranya akan berputar dari satu titik saja.
  • Pihak yang berada di dalam ruangan tidak memakai masker dengan benar dan tidak menjaga kebersihan sehingga droplet dari pasien positif akan tetap berada di tempat tersebut dan semakin menular.

 

Pihak yang Berisiko Tinggi Tertular Corona

Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan oleh ahli kesehatan di dunia, risiko penularan Corona dalam lingkup rumah tangga ternyata masih cukup kecil dibandingkan dengan area umum lain yang ruangannya tertutup. Hal tersebut pun ternyata masih dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu, salah satunya pihak yang paling berisiko terkena Corona dan paling gampang tertular oleh virus tersebut.

Pihak yang memiliki risiko tinggi tertular virus Corona yaitu:

  • Pasien kanker
  • Pasien yang sebelumnya memiliki riwayat asma
  • Pasien yang menderita obesitas
  • Kelompok usia lebih dari 18 tahun yang memiliki kondisi komorbiditas tertentu

 

Risiko Penularan Virus Corona

 

Kegiatan yang Membuat Penularan Virus Makin Meningkat

Penularan virus kini juga akan semakin meningkat sebab pemerintah masih tetap membiarkan beberapa golongan masyarakat untuk tetap beraktivitas seperti biasa meskipun harus menggunakan protokol kesehatan tertentu. Kegiatan tersebut tentu akan menyebabkan risiko penularan virus menjadi semakin meningkat terlebih apabila kegiatan itu mengharuskan banyak orang untuk berkumpul pada satu titik tertentu.

Beberapa kegiatan sehari-hari yang justru meningkatkan risiko penularan tersebut adalah:

  • Makan di Restoran

Kegiatan pertama yang sering dilakukan oleh masyarakat namun ternyata memiliki risiko tinggi untuk tertular virus adalah makan di restoran atau tempat makanan yang ramai. Karena ketika makan, seseorang harus selalu membuka maskernya untuk menyantap makanannya sehingga kemungkinan besar droplet virus yang ada di udara secara tidak sadar juga akan terhirup oleh orang yang sedang makan tersebut.

  • Menggunakan Fasilitas Publik

Memakai fasilitas publik seperti toilet umum pun akan meningkatkan risiko penularan virus sebab tidak ada yang bisa menjamin bahwa fasilitas tersebut bersih dan bebas dari droplet pasien positif. Karena itulah, hindari sebisa mungkin memakai fasilitas publik dan senantiasa membersihkan tangan setelah menggunakan toilet umum agar tangan selalu berada dalam kondisi yang steril.

  • Berolahraga di Luar Ruangan

Olahraga memang menyehatkan tubuh dan membuat sistem imun menjadi lebih meningkat, namun apabila dilakukan di luar ruangan justru risiko tertular Covid-19 akan lebih tinggi. Sebab, berolahraga tentu akan membuat tubuh menjadi lelah dan sistem pernapasan harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan oksigen, sehingga apabila memakai masker maka pengguna pun akan merasa kesulitan untuk bernapas.

  • Memotong Rambut di Salon

Meskipun terlihat sepele, namun kegiatan memotong rambut di dalam salon cukup berbahaya untuk dilakukan sebab proses memotong rambut tentu akan melibatkan kontak yang dekat dengan pernapasan antara pemotong dan juga pelanggan selama beberapa menit. Untuk itulah, lebih baik potong rambut sendiri di dalam rumah daripada harus keluar dan pergi ke salon.

  • Mengunjungi Kegiatan Ramai

Pada masa pandemi ini ternyata beberapa kegiatan ramai masih tetap diizinkan oleh pemerintah seperti acara keagamaan, pernikahan, dan lain-lain. Namun, acara tersebut tentu akan cukup berbahaya sebab acara itu akan dilakukan di dalam ruangan tertentu dan dihadiri oleh banyak sekali orang. Apabila terpaksa harus menghadiri kegiatan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, maka tetap laksanakan protokol kesehatan yang benar dan hindari kontak bersama orang lainnya.

 

Bagaimana Proses Virus Corona Bisa Menyebar?

Cara virus Corona menyebar juga menjadi faktor utama mengapa jumlah pasien yang terinfeksi oleh virus menjadi semakin meningkat. Berdasarkan yang sudah dinyatakan oleh WHO sebelumnya, virus ini bisa menyebar melalui berbagai cara seperti:

  • Melalui Kontak Fisik

Kontak fisik seperti berjabat tangan dengan orang lain adalah hal yang paling memungkinkan mengapa virus bisa menular dengan cepat. Hal tersebut karena tangan manusia yang belum dibersihkan kemungkinan besar masih tertempel oleh virus, bakteri, dan kuman yang banyak.

  • Ruangan Tertutup yang Memiliki Ventilasi Buruk

Tempat nyaman bagi virus untuk menyebarkan diri adalah ruangan tertutup yang memiliki ventilasi buruk. Oleh karena itulah, lebih baik bukalah jendela ruangan dan biarkan udara segar untuk memenuhi ruangan tersebut.

  • Melalui Permukaan yang Sudah Terkontaminasi

Meskipun tidak berhubungan dengan pasien positif Covid-19, namun benda yang semula sudah digunakan oleh pasien tersebut memiliki risiko yang tinggi sebab benda itu kemungkinan besar sudah terkontaminasi oleh virus. Pihak yang menyentuh benda tersebut tentu akan ikutan tertular oleh virus Corona apabila dia tidak segera membersihkan tangannya setelah memegang benda tersebut.

 

 

Cara Ampuh Mengurangi Tingkat Penularan Virus Corona

Apabila ingin terhindar dari risiko penularan virus Corona, maka pihak kesehatan selalu menyarankan masyarakat untuk melakukan hal seperti berikut:

  • Gunakan masker setiap waktu.
  • Hindar berinteraksi dengan terlalu banyak orang dalam waktu yang lama.
  • Bersihkan ruangan yang dipakai menggunakan desinfektan terutama pada benda yang sering disentuh oleh orang.
  • Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dalam waktu yang rutin.
  • Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik.
  • Terapkan physical distancing yang tepat.

 

Risiko penularan Covid-19 yang tinggi bukan berarti bahwa Anda harus selalu panik dan ketakutan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Justru, dengan mengetahui hal tersebut pun Anda akan semakin waspada dan bisa menjaga diri dari ancaman virus Corona yang bisa saja menyerang sewaktu-waktu tanpa pandang bulu.